twitter
rss


Prihatin nih, jaman sekarang anak-anak SMA yang masuk ke kelas IPS di Indonesia selalu dianak-tirikan, baik dengan pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat, begitu juga dengan……………… anak IPA itu sendiri. #eh
Pendapat orang-orang yang banyak beredar adalah banyak nya anak-anak IPS yang selalu dikaitkan dengan pengangguran, kekerasan, ndugal, rebel, bahkan tindak kriminal. Kami ingiiin sekali menghapuskan pandangan kuno tersebut..Padahal secara tidak langsung, orang-orang telah melukai hati anak2 IPS.. hmm..
Setiap orang yang sekolah di SMA pasti kebanyakan bercita-cita untuk masuk ke jurusan IPA.
Dan kebanyakan orang beranggapan bahwa orang IPA itu orang yang pinter-pinter dan pasti bakal sukses.
Dan setiap sekolah juga selalu mengutamakan jurusan IPA. Kenapa hal itu bisa terjadi dan selalu menganggap anak-anak IPS sebelah mata. Padahal justru fakta membuktikan bahwa anak IPS yang sukses!
Dan banyak juga anak IPA yang ketika dia kuliah ternyata memilih jurusan IPS. Kenapa orang selalu menomorduakan anak-anak IPS ?
Tapi FAKTA MENJAWAB, justru anak IPS-lah yang akan “memegang kendali” atas anak-anak IPA. Coba kita lihat para pemegang kekuasaan, pemerintah, pengusaha-pengusaha, pemilik saham, pemilik Rumah Sakit, dan orang-orang kaya raya di Indonesia, mereka semua itu rata-rata berlatarbelakang pendidikan IPS ketika mereka duduk di SMA dulu..
Dan FAKTA LAIN MEMBUKTIKAN, bahwa banyak juga anak-anak SMA IPS yang bisa berprestasi di tingkat NASIONAL maupun INTERNASIONAL.. sekali lagi, tolong jangan memandang kami dengan sebelah mata :’) dzolim lhoo

******
Kalo menurut pandanganku, mau masuk IPA maupun IPS tuh sama aja ya. Emang sih, anak-anak IPA sering pake banget dibilang anak-anak pinter… tapi kenyataannya kebanyakan juga anak IPA yang tidak lulus dibandingkan dengan anak IPS waktu pengumuman UN.
Kalo dikatakan IPA itu perlu.. ya emang sih.. dan IPS ya perlu juga!
Keduanya harus ada dan dibutuhkan, namun keduanya tidak dapat dipersaingkan pemanfaatan nya karena keduanya merupakan dua ilmu yang berbeda yang saling membutuhkan.
Misalnya, dokter. Dokter (IPA) nggak akan bisa kerja kalo ga ada Rumah Sakit. Dan tentunya pemilik RS adalah orang yang paham tentang manajemen RS (IPS). Ngerti? oke, contoh lain, apabila seorang ahli kimia menemukan sebuah obat baru atau serum, maka anak-anak IPS-lah yang dibutuhkan untuk memasarkan obat tersebut ke masyarakat. Ga mungkin kan? kalo ada yang menemukan obat baru habis itu orang-orang langsung berbondong-bondong beli? wkw ._.
Pokoknya jangan menjadikan jurusan IPA dan IPS sebagai standar pembeda anak pintar dan bodoh, apalagi menjadi syarat sebagai standar kelulusan anak sekolah dalam mencapai cita-cita. Banyak dari mereka yang berprestasi semasa SD, SMP dan SMA di salah satu bidang itu namun tak bisa menyumbangkan prestasinya untuk kesejahteraan hidup bangsa, dikarenakan jenjang karir yang ditempuhnya berubah haluan ato tidak mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.
Tapi kalo kita amati dengan seksama, orang yang memilih masuk IPA kebanyakan hanyalah orang yang sok idealis karena ujung2nya kerjanya di bidang IPS, dan juga banyak yang milih IPA tp kok bangsa kita nggak maju-maju, hanya bidang IPS (bukan anak IPA) yang mampu membuat bangsa ini maju. Contohnya  nyatanya tuh politik (IPS), entertainment (IPS), hukum (IPS), ekonomi (IPS), dll.
Berdasarkan penelitian dari berbagai dosen dan ahli pendidikan nasional maupun internasional, mereka sangat prihatin akan jurang perbedaan antara anak-anak IPA dengan IPS di Indonesia.
Tidak benar jika anak IPS itu selalu identik dengan bodoh, malah kecerdasan anak IPA yang diragukan.
Maaf ya, banyak kakak kelas gue yang anak IPA tapi kuliahnya akhirnya di fakultas HI ato gak Sastra Bahasa ato yang berhubungan dengan jurusan IPS. Berarti kan nggak nyambung kalo cita-cita mereka emang mau ambil manajemen, kenapa dulu mereka masuk IPA? apa nggak mubazir tuh ilmunya?
Jadi, sudah terbukti bahwa anak IPS juga bisa membangun bangsa.
Kami tidak memiliki niat untuk merendahkan, menghina, membenci jurusan lain. Kami hanya ingin MENSEJAJARKAN jurusan IPS lagi.
Memang sih IPS-IPA-BAHASA sudah sama tingkatannya. Tapi kenyataannya apa? pasti kalian bisa menjawabnya…
So, kita yang sudah masuk IPS jangan berkecil hati, minder ataupun malu. Nggak ada gunanya lagi. Tunjukin aja ke ‘mereka’ kalo anak IPS juga bisa berkarya POSITIF..!!  Yep!

Salam Sosial guyz . . . {}

sumber :   http://nuhanuhaa.wordpress.com/2012/10/05/jangan-pandang-anak-ips-sebelah-mata/


Belajar Grammar Bahasa Inggris memang sedikit sulit dan agak rumit, namun Grammar adahal hal yang mutlak harus anda kuasai dalam bahasa inggris, semua aspek dalam bahasa inggris memerlukan grammar yang baik, mulai dari reading,speaking,listening,dan writing. penguasaan grammar atau tatabahasa dalam bahasa inggris juga akan memudahkan anda dalam mengerjakan soal soal TOEFL yang kebanyakan berisi tentang grammar. nah dalam postingan kali ini saya akan membagikan beberapa tips agar memudahkan dalam blajar grammar.

Pengertian Grammar

Menurut wikipedia Grammar adalah seperangkat aturan struktural yang mengatur komposisi klausa, frase dan kata-kata dalam bahasa alami yang diberikan. Istilah ini mengacu juga pada studi aturan tersebut, dan bidang ini meliputi morfologi, sintaksis, dan fonologi, sering dilengkapi dengan fonetik, semantik, dan pragmatik. Ahli bahasa biasanya tidak menggunakan istilah untuk merujuk kepada aturan ortografis, meskipun buku panduan penggunaan dan gaya yang menyebut diri tata bahasa juga bisa merujuk kepada ejaan dan tanda baca. nah, baca artinya aja sudah mumet kan? apa lagi belajarnya ya..? tenang saja sedikit tips dibawan ini akan memudahkan anda belajar grammar.

Tips Belajar Grammar Bahasa Inggris

1) Mulai dengan hal hal dasar

Bagi anda yang baru memulai belajar bahasa inggris sebaiknya anda memulainya dengan menguasai hal dasar, meskipun hanya dasar namun hal inin akan sangat berdampak besar pada proses pembelajaran anda selanjutnya. hal dasar yang dimaksud disini misalnya menguasai Simple tense, verb,adverb,adjective, phrase,clause, dan hal hal dasar lainnya. Jika anda baru mulai belajar bahasa inggris tanpa menghiraukan hal dasar seperti ini saya yakin anda akan mengalami kesulitan dalam penguasaan bahasa inggris. bagi anda yang sudah terlanjur melewati hal dasar saya sarankan untuk kembali mempelajarinya.

2) Kamus

Jangan menganggap remeh kamus, kebanyakan siswa selama pengalaman saya praktek mengajar sangat menganggap sepele kamus, padahal kamus adalah hal yang wajib anda miliki dalam belajar bahasa inggris, kenapa? karena, jika anda menemukan kata kata yang sulit dimana lagi anda akan menemukan artinya, selain itu didalam kamus juga terdapat bagaimana cara pengucapan kata dalam bahasa inggris. sekali lagi jangan malu membawa kamus, apalagi meremehkannya.

3) keep forward and don't give up

Maju terus dan jangan menyerah, jangan anggap sepele kata kata ini, meskipun terlihat sepele tidak banyak orang yang mampu menerapkan kata kata ini dalam kehidupan nyata. begitu pula halnya dengan belajar grammar, jangan mudah menyerah kuncinya adalah practice /praktek, jangan hanya menghafal saja, karena semuan yang sudah anda hafalkan akan menjadi sia sia jika anda tidak bisa menerapkannya.

4) changing your habit

merubah kebiasaan. apa makudnya dengan merubah kebiasaan? maksud saya disini adalah dengan merubah kebiasaan yang selama ini belum akrab dengan bahasa inggris. sebagai contoh, jika selama ini anda mendengarkan musik bahasa indonesia, cobalah menggantinya dengan musik lagu yang berbahasa inggris. tidak hanya musik saja anda bisa juga memualinya dengan bacaan bacaan berbahasa inggris, film berbahasa inggris, dan semua hal hal yang berbahasa inggris. dengan begitu belajar Grammar akan menjadi tidak membosankan lagi bukan.

Belajar grammar memnag membosankan dan memakan waktu sekali, tapi jika kita bisa mensiasatinya apapun yang sulit akan menjadi mudah. mulailah menyukai apa yang anda kerjakan dengan begitu semua ha yang anda kerjakan akan menjadi hal yang menyenangkan. Salam supeeeer!!


Sumber : http://www.cepatbisainggris.com/2013/06/Cara-Cepat-Belajar-Grammar-Bahasa-Inggris.html